Koordinasikan Kebutuhan Pemerintah Daerah Tentang Kebutuhan Alat Kesehatan Dalam Penanganan Covid, Bappelitbangda Mengikuti Matchmaking Vitual Event Mendukung Kebutuhan Pemerintah Daerah dalam Penyediaan Alat Kesehatan untuk Pencegahan COVID-19
Diposting pada : 26 Agustus 2020 / Dilihat : 32

Kotamobagu -  Bappelitbangda mengikuti  virtual Matchmaking Vitual Event #2: Mendukung Kebutuhan Pemerintah Daerah dalam Penyediaan Alat Kesehatan untuk Pencegahan COVID-19 yang akan dilaksanakan pada Rabu (26/08/20). Kegiatan ini dilaksanakan oleh UCLG Aspac bekerja sama dengan asosiasi pemerintah daerah sebagai bagian dari kegiatan localise SDGs. Adapun maksud pelaksanaan rapat adalah untuk match-making kebutuhan dari pemda dengan potential penyedia layanan, berupa alat/perlengkapan kesehatan dalam merespon COVID-19.

Rapat dibuka oleh Sekjen UCLG ASPAC DR.Bernadia Irawati Tjandradewi dan diikuti oleh oleh Gakeslab Indonesia, Clinton Health Access Innitiative Indonesia, Institut Inklusif Indonesia, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Palang Merah Indonesia (PMI). Adapun instansi Pemerintah Kotamobagu yang terundang dalam rapat ini adalah Bappelitbangda, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Kotamobagu, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Ibnu Subhan Malah yang mewakili Kepala Bappelitbangda Kotamobagu mengatakan rapat yang dilaksanakan UCLG Aspac bertujuan mengkoordinasikan kebutuhan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota tentang kebutuhan alat kesehatan dalam penanganan covid.

“Dalam masa pandemi covid-19, pemerintah memerlukan data yang terintegrasi serta sistem yang holistik dari berbagai kebijakan dari tingkat nasional sampai kepada daerah administrasi terkecil yaitu desa dan kelurahan sehingga keterbatasan pendanaan negara dan daerah pada masa covid-19 dapat ditanggulangi. Salah satunya mencari resource pendanaan lain yang tertarik untuk menyediakan segala kebutuhan pemerintah. hal ini tentu sangat membantu kebijakan fiskal pemerintah, sehingga refokusing dan realokasi anggaran dapat  digunakan secara efisien dan efektif”. jelas Ibnu.

Sumber : Admin Bappelitbangda